Kiat Mengatasi Penyakit Malas Menulis

Banyak orang yang suka menulis, tapi mereka dihinggapi penyakit malas. Pada waktu tertentu, mereka sangat bersemangat dan mengebu-gebu (terlebih ketika mengikuti pelatihan penulisan). Tapi setelah itu, kembali loyo 🙂

Maka salah satu pertanyaan yang paling sering saya terima dari teman – teman penulis adalah “Bagimana cara menghilangkan penyakit malas menulis?”

Berikut kiatnya:

Dalam melaksanakan apapun, Anda pasti pujian tujuan, bukan? Termasuk dalam penulis. Apa yang membuat Anda ingin menjadi penulis? Jawaban atas pertanyaan ini adalah tujuan Anda.

Sayangnya (bahkan anehnya), banyak teman penulis yang justru bingung ketika ditanyai seperti ini. Mereka menjawab dengan ragu-ragu plus malu plus bingun,”Hm….Apa ya? Apa tujuan saya?”

Hehehe….lucu sekali, bukan?

Bila Anda bingung soal tujuan, maka sanggat tidak aneh jika Anda malas-malasan dalam menulis. Sebab Anda belum punya sesuatu untuk memompa semangat Anda.

Coba bayangkan bila Anda berjalan – jalan keliling Kota tanpa tujuan yang jelas. Anda akan berjalan tak tentu arah. Ketika cuaca mulai panas, Anda merasa terganggu, capek dan haus. Anda akan dengan mudah mengeluh, kehilangan semangat, merasa bahwa semua yang Anda alami hanya membuat sengsara.

Sekarang coba bayangkan kondisi sebaliknya. Anda berjalan di tenggah kota, tujuannya untuk bertemu dengan adik kandung Anda yang sudah hilang selama belasan tahun. Anda sangat ingin bertemu dengannya. Anda sudah rindu luar biasa padanya. Maka, Anda akan berjalan dengan penuh semangat. Walau sinar matahari sangat terik, walau harus dan lapar tak tertahankan, walau badan capek dan lemas luar biasa, Anda tak akan peduli. “Aku ingin bertemu adik ku tercinta. Aku tak akan berhenti sampai berhasil memeluknya!”………………………

MENGIKAT KATA KITA

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai